Mengenal Lebih Dekat dengan Maskot-maskot Piala Dunia!


Setelah empat tahun lamanya menunggu Piala Dunia akhirnya kita bisa kembali merasakan hingar bingarnya di Afrika Selatan 2010. Dan sekarang waktunya untuk menghidupkan lampu sorot ke maskot Piala Dunia yang selalu tampil khas mewakili tuan rumah penyelenggara. Ide pemakaian maskot sebenarnya baru dimulai pada Piala Dunia 1966 yang diselenggarakan di Inggris dan telah berlanjut sampai hari ini.

World Cup Willie, Inggris 1966. Willie menggambarkan seekor singa, simbol Kerajaan Inggris, memakai kostum yang bergambar bendera Union Jack dengan tulisan "WORLD CUP" di tengahnya.

Juanito, Meksiko 1970. Seorang anak laki-laki memakai kostum Meksiko dan sombrero (topi khas penduduk Meksiko) bertuliskan World Cup 70 sebagai maskot mereka di Piala Dunia 1970. Maskot ini mempunyai nama kecil Juan, nama yang umum dipakai dalam bahasa Spanyol.

Striker, United States 1994. Seekor anjing, binatang peliharaan yang populer di Amerika Serikat. Dengan memakai seragam berwarna merah, putih dan biru bertuliskan USA 94, Amerika memberi nama maskot mereka Striker.

Tip and Tap, Jerman Barat 1974. Dua bocah laki-laki ini mewakili Jerman Barat sebagai maskot pada Piala Dunia 1974. Memakai kostum Jerman Barat dengan tulisan WM dan 74, berasal dari kata Weltmeisterschaft 74 yang memiliki arti Piala Dunia 1974.

Gauchito, Argentina 1978. Tidak jauh berbeda dengan Juanito di tahun 1970, Gauchito juga memakai kostum Timnas tuan rumah, yaitu biru putih khas Argentina dengan topi bertuliskan Argentina '78. Aksesoris syal dan cambuk yang menjadi khas gauchos sangat mewakili wilayah Amerika Selatan.

Naranjito, Spanyol 1982. Buah jeruk sudah menjadi ciri khas negara ini. Maskot mereka diberi nama Naranjito yang berasal dari kata naranja yang dalam bahasa Spanyol berarti jeruk.

Pique, Meksiko 1986. Cabai jalapeno menjadi pilihan Meksiko. Nama Pique berasal dari picante, sebutan dalam bahasa Spanyol untuk paprika dan saus pedas.

Ciao, Italia 1990. Bentuknya terdiri dari batang-batang yang tersusun menyerupai pemain bola dengan kepala berupa bola. Dihiasi 3 warna yang mewakili negara Italia, yaitu merah, putih dan hijau. Kata Ciao adalah salam yang biasa diucapkan warga Italia.

Footix, Prancis 1998, adalah seekor ayam jantan, salah satu simbol nasional Prancis, dengan kata-kata France 98 di dadanya menjadi maskot yang mewakili Piala Dunia 1998 di Prancis. Tubuhnya sebagian besar berwarna biru seperti kostum Timnas Prancis yang juga berwarna biru. Namanya berasal dari penggabungan kata "football" dan akhiran "-ix" yang diambil dari kata Asterix, komik strip yang terkenal terbitan Prancis.

Ato, Kaz and Nik (The Spheriks), Korea - Japan 2002. Mahluk hasil rekayasa komputer yang berwarna orange, ungu dan biru ini sungguh futuristik. Mereka adalah anggota tim dari "Atmoball" (olahraga sepak bola fiksi), Ato adalah pelatih sementara KAZ dan Nik adalah pemain.

Goleo VI and Pille, Jerman 2006. Singa kembali hadir sebagai maskot di tahun 2006, mengenakan kostum Jerman dengan nomor 06 dan diberi nama Pille. Goleo adalah gabungan dari kata "goal" dan "leo", kata Latin untuk singa. Di Jerman, "Pille" adalah istilah bahasa sehari-hari untuk sepak bola.

Zakumi, Afrika Selatan 2010. Kini seekor leopard melanjutkan tradisi. Zakumi adalah nama dari maskot yang akan digunakan pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Arti dari nama Zakumi amat dalam yaitu persatuan Afrika Selatan. Kata "Za" merujuk kepada Afrika Selatan. Sedangkan "kumi" memiliki arti sepuluh, merujuk kepada 10 bahasa yang digunakan di negara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s